Apple benar-benar menuai sukses besar dengan tablet PC-nya yang bernama iPad. Penjualan iPad yang mencapai 3 juta unit hanya dalam tempo 3 bulan, benar-benar membuat Apple semakin percaya diri dan berada diatas angin dibandingkan dengan para pesaingnya. Belum lama ini, Apple kabarnya juga telah memerintahkan pabrik rekanannya untuk mendongkrak produksi mereka pada bulan ini sebanyak 2,3 juta unit.
Permintaan yang tinggi terhadap iPad, serta rencana Apple untuk memperluas pangsa pasar iPad ke seluruh dunia, membuat para pesaing iPad 'panas dingin' dan khawatir dengan sepak terjang Apple. Para pengamat sendiri memprediksi iPad pada akhir tahun ini dapat terjual hingga mencapai diatas 6 juta unit.
Selain melakukan strategi tersebut, belum lama ini pula, Apple juga telah meluncurkan sistem operasi terbarunya yang diperuntukkan untuk perangkat bergerak buatan perusahaan tersebut, yaitu iPhone OS 4. Namun, kemudian nama tersebut diganti oleh Apple menjadi iOS 4.
Apple sendiri merencanakan untuk menggunakan iOS 4 pada produk-produk perangkat bergeraknya, seperti iPod Touch, iPhone 3G & 3GS, serta iPad. Kehadiran iOS 4 pada iPad bisa menambah 'amunisi' Apple dalam menghadapi para pesaingnya di pasar ini. Pada iOS 4 ini, dikabarkan Apple telah menanam lebih dari 1.500 fitur baru. Salah satu fitur baru yang kian menambah 'ganas'-nya iPad kemungkinan besar adalah fitur multitasking.
Keberadaan fitur multitasking membuat para pengguna iPad dapat menjalankan beberapa aplikasi ataupun kegiatan komputasi pada saat bersamaan, dimana fitur ini belum ada di iPad. Tak pelak, hal ini membuat para pesaing iPad semakin dibuah gerah dan mulai menerapkan berbagai strategi, terutama untuk menghadang laju Apple dengan iPad-nya ini.
'Perang' harga dimulai
Dan untuk menghadang laju iPad ini, para pesaing iPad pun mulai melakukan berbagai langkah dan strategi. Salah satu hal yang mulai dan telah banyak dilakukan oleh perusahaan pesaing iPad tersebut adalah dengan menghargai produk mereka lebih murah dari harga jual iPad. Menurunkan harga merupakan langkah yang mutlak harus dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.
Menurut beberapa pengamat, keunggulan dan daya tarik iPad dibandingkan dengan produk-produk sejenis pesaingnya adalah kemampuan dan fungsinya yang beragam, seperti resolusi layar tinggi, memutar video, serta mengakses internet. Dan dengan akan digunakannya iOS 4 sebagai sistem operasi utama iPad generasi mendatang, kian menambah 'kegagahan' iPad dibandingkan lainnya, karena keberadaan fitur multitasking didalamnya.
Keunggulan-keunggulan tersebut memang harus dibayar mahal oleh para pengguna iPad dengan harga yang terbilang mahal, sekitar US$499. Faktor harga inilah yang menjadi 'senjata' para pesaingnya untuk menghadang laju iPad, sehingga tidak menggerus pasar mereka.
Pada akhirnya 'perang' harga tidak terhindarkan antar sesama pesaing iPad. Beberapa vendor tablet PC yang mulai menurunkan harga, diantaranya Sony dengan berbagai versi E-Reader, Amazon dengan Kindle DX, dan Barnes & Noble dengan Nook-nya.
Penurunan harga yang dilakukan para vendor tersebut memang harus segera dilakukan apabila pasarnya tidak ingin tergerus oleh iPad. Sampai saat ini, Amazon masih menguasai pasar tablet PC sebesar 60-an persen, diikuti oleh Sony sebesar 30-an persen.
Pesaing baru bermunculan
Seiring kesuksesan iPad, beberapa vendor teknologi juga mulai melirik pangsa pasar ini, karena melihat potensi dan peluang yang masih terbuka lebar. Menariknya lagi, salah satu sistem operasi yang kemungkinan besar banyak digunakan oleh para vendor tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Android dari Google.
Pemilihan Android oleh para pemula ini bukanlah tanpa alasan. Beberapa kalangan bahkan menilai bahwa Android bisa menjadi salah satu 'amunisi' untuk bermain di tablet PC ataupun ingin meredam dominasi iPad berbasiskan iOS 4. Beberapa kalangan bahkan menilai kehadiran iOS 4 adalah untuk menghadapi perangkat tablet PC berbasiskan Android.
Hal tersebut sudah terbukti, Android mampu bersaing di ranah smartphone, yang mana Apple juga bermain di pasar ini dengan iPhonenya. Di ranah ini, Android mampu bersaing, bukan hanya dengan pemain lama, seperti Nokia, Blackberry, dan Microsoft, tapi juga dengan iPhone. Bahkan di pasar Amerika Serikat, Android dikabarkan berhasil mengungguli iPhone dalam sisi penjualan pada tahun ini.
Pengalaman tersebut, bisa jadi membuat Apple mulai waspada terhadap kehadiran tablet PC berbasiskan Android yang bisa menghadang laju penjualan iPad. Selain itu, Android juga memiliki keunggulan dan daya tarik yang tidak berbeda jauh dengan iOS 4-nya Apple, termsuk, fitur multitasking.
Beberapa vendor besar yang sudah pasti masuk ke pasar tablet PC menggunakan Android, seperti Dell, LG, Samsung, Asus, dan juga beberapa perusahaan kecil. Salah satu vendor yang telah meluncurkan secara resmi perangkat tablet PC ke pasar adalah Dell dengan nama Streak. Perangkat besutan Dell yang menggunakan Android 1.6 (Cupcakes) ini disebut-sebut bakal menyaingi iPad.
Selain Android, Apple juga perlu mewaspadai salah satu vendor PC terbesar yang juga siap untuk menelurkan tablet PC, yaitu Hewlett Packard. Keberhasilan HP mengakuisisi Palm menjadikan HP menguasai sumber daya yang terdapat pada perusahaan tersebut. Salah satunya adalah sistem operasi untuk perangkat bergerak ponsel Palm, yaitu WebOS.
HP menurut rencana akan meluncurkan tablet PC berbasiskan WebOS dengan nama HP Slate. Sebelumnya HP merencanakan tablet PC mereka akan berbasiskan sistem operasi Windows 7, sebagaimana yang dipamerkan di acara Consumer Electronic Show di Las Vegas, Amerika Serikat. Namun, rencana tersebut buyar, lantaran akuisisi HP terhadap Palm sebesar US$1,2 miliar.
Indonesia tak mau ketinggalan
Ingar-bingar kehadiran tablet PC mulai terasa di Indonesia. Salah satu buktinya adalah dipamerkannya sejumlah produk tablet PC buatan lokal di pameran komputer yang baru saja dihelat serentak di berbagai wilayah Indonesia dengan nama Festival Komputer Indonesia. Diantara vendor lokal yang sudah pasti masuk ke pasar tablet PC adalah Zyrexindo Mandiri Buana yang dikenal sebagai perusahaan pengembang komputer (PC) bernama Zyrex.
Pada pameran tersebut, perusahan ini memamerkan dua model komputer tablet bernama OnePad dengan sistem operasi yang berbeda, Windows 7 dan Android. Perangkat tablet PC berbasiskan Windows 7 adalah OnePad MS 1210 yang dibanderol dengan harga Rp 4,499 juta, sedangkan untuk yang Android adalah OnePad MS 1110 yang berharga Rp 3,499 juta.
Selain Zyrex, vendor lokal lainnya yang juga telah merilis tablet PC adalah SyBee. SkyBee menamakan perangkatnya ini dengan SkyPad One. Menurut perusahan tersebut, SkyPad One dijual dengan harga dibawah Rp 2 juta dan menggunakan Android 1.6 (Cupcakes).
Pasar tablet PC akan semakin marak di Indonesia, karena salah satu operator besar Indonesia, yaitu Telkomsel, saat ini tengah melakukan penjajakan kepada Apple untuk menghadirkan iPad di Indonesia. Menurut perusahaan tersebut yang dilansir Koran Tempo, pembicaan dengan Apple diharapkan akan selesai pada bulan Agustus. Sementara soal harga, Telkomsel mengatakan bahwa harga yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia berkisar US$ 1.200-1.300.
Dengan kehadiran iPad di Indonesia, bisa dipastikan pasar tablet PC negeri ini akan semakin ramai dan menarik, ditambah lagi beberapa vendor tablet PC luar juga direncanakan untuk menghadirkan tablet PC besutan mereka di Indonesia.
'Perang' tablet PC bisa dipastikan kian sengit dan 'brutal' pada tahun ini dan di tahun-tahun yang akan datang dengan mulai diluncurkannya tablet-tablet PC baru dari berbagai vendor besar dunia, seperti HP, Samsung, LG, Asus, Huawei, dan masih banyak lagi.
0 komentar:
Post a Comment